Judul: Suara dari Tenggara: Tentang Pikiran, Manusia, dan Catatan Zaman
Penyunting & Kurator Naskah: Puja Mandela
Tebal : 216 halaman
Ukuran : 15,5 x 23 cm
QRSBN: 62-0189-03487-5
Tahun : 2026
Tentang Suara dari Tenggara
"Suara dari Tenggara" merekam berbagai keresahan, pengalaman, dan catatan sosial masyarakat Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan mengenai literasi, budaya, dan perubahan zaman.
Ada pelajar, mahasiswa, guru, jurnalis, sastrawan, budayawan, musisi, dosen, penyiar radio, fisioterapis, pedagang, bahkan ibu rumah tangga, yang ikut berkontribusi dalam penulisan buku ini. Masing-masing datang dengan cara pandang dan pengalaman yang berbeda, tetapi tetap dipertemukan oleh kegelisahan yang sama.
Kami berupaya menyusun tulisan per tulisan layaknya lagu-lagu pada album musik. Ritme dan iramanya kami atur sedemikian rupa. Anda bisa langsung melompat ke Bab IV, Bab III, atau memutuskan untuk membaca sejak halaman pertama.
Sebagian tulisan di buku ini tidak selalu hadir dengan rasa manis. Sebab, terlalu banyak gula nyatanya juga bisa membunuh manusia. Karena itu, rasa pahit yang muncul dari sejumlah esai dan opini di buku ini diharapkan dapat menjadi pengingat untuk kita semua. Namun, kami juga menyadari bahwa setiap tulisan dalam buku ini tidak memiliki ketajaman, kedalaman, dan kedewasaan yang sama.
Buku ini tidak ingin diposisikan sebagai jawaban besar atas rendahnya minat baca masyarakat kita. Sejak awal, ia hanya berusaha mempertemukan banyak pikiran, pengalaman, dan kegelisahan yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Harapannya, “Suara dari Tenggara” juga bisa menjadi referensi, menjadi alat pemantik diskusi, syukur-syukur bisa menjadi bahan ajar alternatif di sekolah, di kampus, dan di mana saja buku ini bisa dibicarakan.